Pembinaan Forum Kerukunan Umat Beragama di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk

(11/04/2018) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten (FKUB) Gunungkidul mengadakan pembinaan di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk. Hadir dalam pembinaan tersebut adalah tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa serta FKUB yang berjumlah 50  peserta.

Pembinaan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Camat Patuk, FKUB dan dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Patuk. Pembinaan dibuka oleh Drs. Mulat Martono, M.Si dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul.

Narasumber  yang pertama adalah Camat Patuk yang memaparkan tentang keberagaman di Desa Nglanggeran. Desa Nglanggeran merupakan desa wisata yang terdiri dari bermacam-macam masyarakat, namun tetap menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan. Setiap ada kegiatan, warga akan berbondong-bondong untuk saling membantu. Hal ini yang kemudian membuat warga Desa Nglanggeran hidup rukun meskipun berbeda agama.

FKUB menjelaskan bahwa hidup beragama harus dapat menerima perbedaan, terutama dalam menikahkan seseorang, merayakan hari keagamaan, serta dalam prosesi pengurusan jenazah. Misalnya dalam pengurusan jenazah, ketika ada seseorang yang meninggal maka wajib diurus sesuai dengan agama yang dianut oleh orang yang meninggal, bukan atas kehendak anak atau saudaranya yang masih hidup. Serta ketika merayakan hari keagamaan, kita tidak boleh menghalang-halangi atau melarang agama lain merayakan hari keagamaannya.

Narasumber yang terakhir adalah dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Patuk. Beliau menjelaskan bahwa pernikahan dini dapat membawa dampak yang buruk bagi pasangan suami istri. Misalnya ketika seseorang memutuskan untuk menikah dini, maka resiko perceraian lebih tinggi, konflik dalam rumah tangga lebih tinggi karena pemikiran yang belum dewasa, serta resiko kematian bagi ibu dan bayi karena fisik dari sang ibu yang belum cukup umur.

Pembinaan bertujuan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Gunungkidul. Selain itu pembinaan ini juga menjadi sarana untuk saling mengerti agama satu dengan yang lain sehingga rasa toleransi antar umat beragama dapat terwujud.

Previous Pembinaan Forum Kerukunan Umat Beragama di Desa Siraman Kecamatan Wonosari

Leave Your Comment